Renovasi Rutilahu TMMD 129 Bojonegoro Mencapai Tahap Akhir di Rumah Bapak Koko

BOJONEGORO, – Di tengah terik matahari yang menyengat, semangat gotong royong tetap menyala di RT.013 RW.006, Desa Kesongo, Kecamatan Kedungadem, Kabupaten Bojonegoro.

Para prajurit TNI yang bersinergi dengan warga setempat bersuka cita dalam upaya menyelesaikan renovasi Rumah Tinggal Layak Huni (Rutilahu) milik Bapak Koko Margono pada Kamis (6/8/2026).

Kegiatan ini merupakan bagian dari pelaksanaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-129, hasil kerja sama antara jajaran TNI dan pemerintah setempat.

Proses renovasi di rumah Pak Koko kini sudah memasuki fase penyelesaian akhir. Suasana kebersamaan terlihat jelas, di mana para prajurit dengan bantuan warga bekerja sama dalam memasang daun pintu kayu baru, merapikan kusen jendela, serta memberikan sentuhan akhir pada dinding rumah dengan cat yang cerah.

Selain menggarap bagian luar, interior dan perabotan rumah pun mulai diorganisasi agar hunian ini siap untuk dihuni dalam waktu dekat.

Letda Inf Ady Yuniarto selaku Komandan SST-1 SSK Satgas TMMD ke-129 Kodim 0813 Bojonegoro, mengungkapkan bahwa seluruh personel dikerahkan secara maksimal untuk mencapai target penyelesaian tanpa mengabaikan kualitas bangunan.

“Sekarang kami fokus pada tahap akhir, mulai dari pemasangan pintu dan jendela sampai detail interior. Kami berupaya untuk memastikan Bapak Koko Margono dan keluarganya segera bisa menempati rumah yang aman, nyaman, dan layak huni,” ungkap Letda Inf Ady Yuniarto.

Walaupun harus mengikuti tenggat waktu TMMD, kualitas bangunan tetap menjadi prioritas utama. Hal ini penting untuk memastikan rumah yang dibangun kokoh dan bertahan dalam waktu lama.

Bagi warga Desa Kesongo, renovasi Rutilahu ini bukan hanya proyek fisik. Lebih dari sekadar bangunan, hadirnya rumah baru menjadi simbol harapan dan peningkatan kualitas hidup bagi penerima manfaat.

Secara lebih luas, TMMD ke-129 Kodim 0813 Bojonegoro menunjukkan bahwa kolaborasi yang kuat antara TNI dan pemerintah daerah merupakan penggerak utama dalam akselerasi pembangunan di pedesaan.

Momen kebersamaan dalam proyek ini bukan saja menghasilkan infrastruktur yang lebih baik, tetapi juga menguatkan hubungan antara TNI dan masyarakat yang semakin erat dan abadi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *