BOJONEGORO – Di tengah kesibukan pembangunan infrastruktur oleh TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-129 Kodim 0813 Bojonegoro, terdapat momen-momen hangat yang menciptakan keakraban di antara prajurit TNI dan warga desa. Selain fokus pada siklus pembangunan fisik, para anggota TNI juga mengambil waktu untuk berinteraksi dan mendekat dengan penduduk setempat, khususnya anak-anak yang menggemaskan.
Suasana ceria dan penuh tawa terlihat jelas saat kegiatan TMMD berlangsung di Desa Kesongo, Kecamatan Kedungadem, Kabupaten Bojonegoro, pada Selasa (28/7/2026). Di waktu istirahat, beberapa anak berkaus olahraga biru dengan penuh keberanian mendatangi anggota Satgas TMMD. Rasa takut yang biasanya menghinggapi mereka ketika melihat seragam TNI mendadak sirna, tergantikan oleh rasa ingin tahu dan senyum lebar di wajah mereka.
Gelak tawa mencuat saat Prada Paschal Richar Imanuel Mana’o, salah satu anggota Satgas, menunduk dan dengan ramah menyapa anak-anak itu. Di bawah atap pendopo desa, ia menghabiskan waktu untuk bercengkerama, mendengarkan celoteh ceria mereka, serta menyemangati dengan penuh perhatian. Momen sederhana ini menjelma menjadi pemandangan indah yang sangat menarik bagi penduduk setempat.
Mengomentari pengalaman tersebut, Prada Paschal mengatakan pengalaman bersama anak-anak sangat berharga dan membuatnya merasa lelah seolah sirna. Dia merasa keceriaan dan kepolosan anak-anak tersebut menjadi suntikan semangat. “Bersama mereka sangatlah menyenangkan. Mereka memancarkan semangat yang tinggi dan menyapa kami dengan kehangatan. Momen seperti ini memberi kami rasa kedekatan yang lebih kuat dengan masyarakat,” ujar Prada Paschal seraya tersenyum.
Lettu Ckm Purnomo, Dan SSK Satgas TMMD ke-129, menekankan pentingnya pendekatan humanis dalam TMMD. Keberhasilan program ini tak hanya diukur dari seberapa banyak jalan yang dibangun atau rumah yang direnovasi, tetapi juga seberapa kuat hubungan emosional terjalin antara TNI dan masyarakat. “Kami ingin masyarakat tahu bahwa kehadiran kami bukan hanya untuk pembangunan fisik, tetapi juga sebagai teman dan bagian dari komunitas mereka,” tegasnya.
Menurut Purnomo, interaksi yang tulus dan alami adalah cara efektif untuk menjaga kerjasama. Dia berharap semangat gotong royong di tengah masyarakat dapat terus tumbuh melalui kedekatan emosional yang terjalin dengan baik. “Dengan bermain dan berinteraksi dengan anak-anak, kami menunjukkan kepedulian dan usaha untuk menanamkan rasa cinta tanah air sejak awal,” tambahnya.
Dengan tawa dan interaksi hangat di Desa Kesongo, pelaksanaan TMMD ke-129 Kodim 0813 Bojonegoro menegaskan bahwa pengabdian seorang prajurit tidak hanya terwujud dalam bentuk fisik, tetapi juga terukir dalam hati masyarakat.
