Kemanunggalan TNI dan Rakyat Terwujud Lewat Sepak Bola di Desa Belatung

Embaloh Hilir, Kapuas Hulu – Dalam rangka menyelesaikan berbagai proyek fisik Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler Ke-129 TA. 2026, anggota Satgas TMMD Kodim 1206/Putussibau secara spontan menyelenggarakan pertandingan sepak bola dengan anak-anak di lapangan Desa Belatung, pada hari Kamis (06/08/2026).

Kegiatan tersebut berlangsung dalam suasana yang akrab dan meriah, di mana anak-anak desa tampak sangat antusias berpartisipasi. Gelak tawa serta sorakan semangat menghiasi lapangan saat para prajurit TNI berinteraksi dengan penuh keceriaan, bermain seolah mereka adalah teman sebaya yang tak terpisahkan dari generasi muda di kawasan perbatasan.

Kegiatan ini menunjukkan bahwa kehadiran Satgas TMMD tidak sebatas untuk membangun infrastruktur semata, tetapi juga bertujuan untuk menciptakan kedekatan emosional dengan masyarakat, terutama anak-anak sebagai penerus bangsa yang memiliki potensi besar.

Komandan SSK TMMD Regtas Ke-129 Kodim 1206/Putussibau Kapten Inf Mahfud Sabban menjelaskan bahwa acara ini merupakan wujud dari upaya untuk mempererat hubungan antara TNI dan masyarakat. “Kami ingin memberikan kegembiraan dan semangat kepada anak-anak melalui aktivitas olahraga seperti ini. Anak-anak adalah aset berharga bangsa yang harus diperhatikan agar tumbuh dalam keadaan sehat dan berprestasi,” ujarnya.

Pengalaman bermain sepak bola ini akan menjadi kenangan berharga bagi anak-anak Desa Belatung. Ikatan yang terjalin dengan cara yang alami menciptakan suasana yang penuh dengan rasa kekeluargaan dan menumbuhkan rasa bangga pada sosok TNI yang berkontribusi di tengah masyarakat.

Selain fokus pada pembangunan jalan, jembatan, rehabilitasi rumah tidak layak huni (RTLH), pembangunan MCK, serta penyediaan akses air bersih, Satgas TMMD tetap aktif menjalin komunikasi sosial dengan masyarakat melalui berbagai kegiatan yang bersifat humanis.

Keceriaan yang terlihat di lapangan sepak bola tersebut mencerminkan bahwa Program TMMD tidak hanya berorientasi pada pembangunan fisik desa, tetapi juga pada pembentukan ikatan batin, memperkuat persaudaraan, serta memantapkan kemanunggalan antara TNI dan masyarakat demi terwujudnya desa yang lebih maju, aman, dan sejahtera.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *