BINTAN – Dalam rangka menjaga kelestarian ekosistem pesisir, pelaksanaan program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-129 oleh Kodim 0315/Tanjungpinang melibatkan aksi penanaman ribuan bibit mangrove. Kegiatan ini berlangsung di kawasan Teluk Diraja, Kampung Raja, RT 003 RW 002, Desa Busung, Kecamatan Seri Kuala Lobam, Kabupaten Bintan, pada Selasa (11/8/2026), bekerja sama dengan PT Bintan Inti Industrial Estate (BIEE) dan masyarakat setempat.
Kegiatan penanaman ini merupakan bentuk nyata kontribusi terhadap keberlangsungan ekosistem pesisir, seiring dengan mengusung tema TMMD ke-129, “TMMD Satukan Langkah Membangun Negeri, Dari Desa”. Selain pembangunan infrastruktur, TMMD juga menekankan pentingnya menjaga lingkungan yang menjadi sumber kehidupan bagi masyarakat sekitar.
Kolonel Inf Abdul Hamid, S.I.P., yang menjabat sebagai Komandan Satgas TMMD ke-129 Kodim 0315/Tanjungpinang, menegaskan bahwa penanaman mangrove memiliki berbagai manfaat bagi wilayah pesisir. Selain menahan abrasi, kehadiran mangrove juga berfungsi sebagai tempat tinggal bagi banyak biota laut.
“Dengan menyelenggarakan penanaman mangrove ini, kita tidak hanya menanam pohon melainkan harapan untuk menjaga garis pantai dan melestarikan habitat ekosistem laut, serta pada akhirnya meningkatkan kehidupan ekonomi masyarakat pesisir,” ujarnya. Ribuan bibit mangrove jenis Rhizophora ditanam secara bersama-sama di pesisir Teluk Diraja, meskipun dalam kondisi berlumpur, semangat gotong royong para peserta tetap tinggi.
Kegiatan ini melibatkan berbagai pihak, termasuk personel Satgas TMMD, karyawan PT BIEE, unsur Forkopimcam Seri Kuala Lobam, perangkat Desa Busung, tokoh masyarakat, dan warga setempat. Kerjasama ini menunjukkan pentingnya kolaborasi dalam pelestarian lingkungan. Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan daerah pesisir Desa Busung dapat terjaga dengan baik dan memiliki ekosistem yang lebih kuat, sekaligus mendukung masyarakat yang mengandalkan sumber daya pesisir.
