BANGLI – Seiring dengan semakin dekatnya penutupan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-129 yang dilaksanakan oleh Kodim 1626/Bangli, proses pembangunan tugu prasasti di lokasi kegiatan terus digesa. Dalam hitungan dua hari menjelang penutupan, progres pengerjaan tugu prasasti kini sudah mencapai sekitar 90 persen.
Anggota Satgas TMMD berkolaborasi dengan masyarakat setempat dalam menjalankan proyek ini, sehingga pekerjaan akhir pembangunan bisa diselesaikan dengan baik. Serangkaian tahapan telah dilakukan, mulai dari penyelesaian struktur dasar, menempatkan perapian pada bagian tugu, hingga finishing agar seluruh elemen dapat diselesaikan tepat waktu.
Tugu prasasti ini direncanakan akan menjadi penanda penting atas pelaksanaan TMMD ke-129, sekaligus menjadi simbol dari kemitraan antara TNI dan masyarakat dalam mendukung pembangunan di kawasan pedesaan.
Komandan Satgas TMMD ke-129 Kodim 1626/Bangli, Letkol Inf Yugi Prastawa, S.I.P., M.I.P., menegaskan bahwa semua anggota Satgas bekerja keras untuk memenuhi setiap target kegiatan hingga akhir. “Sekarang menjelang penutupan, kami terus mempercepat seluruh proses. Kami percaya bahwa tugu prasasti akan selesai sesuai dengan jadwal, sehingga ketika upacara penutupan berlangsung, hasilnya dapat memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujarnya.
Dengan adanya semangat kolaborasi antara Satgas TMMD dan warga, keberhasilan dalam menyelesaikan pekerjaan ini menjadi semakin nyata. Dengan capaian 90 persen, saat ini tugu prasasti memasuki tahap akhir dan ditargetkan untuk rampung sebelum upacara penutupan TMMD ke-129 dilaksanakan.
Diharapkan, keberadaan tugu prasasti ini tidak hanya akan menjadi pengingat fisik dari pelaksanaan TMMD, tetapi juga simbol dari kebersamaan serta komitmen antara TNI dan masyarakat untuk membangun negeri, mulai dari lingkungan pedesaan.
