NUNUKAN – TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-129 yang dilaksanakan oleh Kodim 0911/Nunukan menempatkan pembangunan berkualitas dan manfaat bagi masyarakat perbatasan sebagai hal yang utama. Pernyataan ini disampaikan oleh Ketua Tim Pengawasan dan Evaluasi (Wasev) TMMD, Brigjen TNI Franky Jan Hardy Watuseke, S.Sos., saat melakukan kunjungan ke Desa Liang Bunyu, Kecamatan Sebatik Barat, Kabupaten Nunukan.
Dalam kunjungan ini, Tim Wasev mengecek secara langsung kemajuan proyek fisik dan nonfisik yang sedang dilaksanakan oleh Satgas TMMD Ke-129. Dengan didampingi oleh Dansatgas TMMD Letkol Inf Tony Prasetyo, S.Hub.Int., M.H.I., dan unsur Forkopimda serta perangkat desa setempat, rombongan mengonfirmasi bahwa setiap aspek proyek berjalan sesuai dengan yang direncanakan, mencapai standar kualitas yang ditetapkan, dan memenuhi kebutuhan masyarakat di daerah perbatasan.
Brigjen TNI Franky Jan Hardy Watuseke menegaskan pentingnya pengawasan dan evaluasi dalam memastikan bahwa semua sasaran TMMD bisa terlaksana secara efisien. Ia menyatakan, keberhasilan dari program ini tidak hanya diukur dari seberapa cepat pembangunan selesai, tetapi juga dari dampak positif yang dapat dirasakan oleh masyarakat dalam jangka panjang.
“Setiap sasaran fisik yang dibangun harus memenuhi standar kualitas, memperhatikan target yang ditentukan, dan memberikan dampak langsung bagi masyarakat. Itu sebabnya, pelaksanaan TMMD bertujuan untuk mempercepat pembangunan sekaligus meningkatkan kesejahteraan warga di daerah perbatasan,” tegas Brigjen TNI Franky Jan Hardy Watuseke.
Di sisi lain, Dansatgas TMMD Ke-129 Kodim 0911/Nunukan, Letkol Inf Tony Prasetyo, menekankan bahwa kunjungan Tim Wasev menjadi pemacu semangat bagi seluruh anggota Satgas untuk terus meningkatkan mutu pekerjaan yang dilakukan. Ia mengatakan bahwa mereka berkomitmen untuk menindaklanjuti semua saran dan masukan sehingga sasaran TMMD dapat diselesaikan tepat waktu dan memberikan manfaat yang berkelanjutan bagi masyarakat Desa Liang Bunyu serta wilayah perbatasan Kabupaten Nunukan.
