DESA TLEMANG – Kunjungan Komandan Satuan Tugas (Dansatgas) TMMD ke-129, Letkol Inf Deni Suryo Anggo Digdo, di lokasi pembangunan Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu) di Desa Tlemang menciptakan momen penuh kehangatan dan emosional.
Ketika berada di depan rumah yang sedang dalam proses pembangunan menjadi bangunan yang lebih permanen, Dansatgas terlihat asyik bercengkerama dengan Bu Kemi, seorang warga setempat yang menerima bantuan dari program Rutilahu.
Dalam suasana akrab tanpa memandang pangkat, Letkol Inf Deni Suryo Anggo Digdo mendengarkan dengan sepenuh hati curahan perasaan dan ungkapan bahagia dari Bu Kemi. Di area rumah yang dikerjakan oleh prajurit Satgas bersama masyarakat setempat, Bu Kemi tampak sangat terharu saat menceritakan keadaan rumahnya yang dahulu sebelum mendapatkan sentuhan dari program TMMD 129.
Dansatgas menyatakan komitmennya untuk memastikan setiap tahap pembangunan rumah Bu Kemi dilakukan dengan sebaik mungkin agar rumah tersebut nantinya menjadi tempat yang aman, sehat, dan nyaman untuk dihuni.
“Melihat senyum penuh kebahagiaan Bu Kemi adalah motivasi terbesar bagi kami. Program Rutilahu ini bukan hanya sekadar mendirikan bangunan, melainkan juga mengembalikan rasa aman dan martabat bagi warga. Kami ingin rumah ini berdiri kokoh, sehingga Bu Kemi dan keluarga dapat tinggal dengan tenang dan tidak khawatir saat hujan lebat datang,” tutur Dansatgas Letkol Inf Deni Suryo Anggo Digdo.
Ungkapan Terima Kasih dan Harapan Baru
Kedatangan Dansatgas yang mau berbincang dan menyapa langsung Bu Kemi di depan rumahnya menjadi momen yang sangat istimewa dan akan selalu diingat.
Dengan suara bergetar penuh emosi, Bu Kemi mengungkapkan rasa terima kasih yang mendalam kepada TNI dan semua pihak yang telah membantu dalam mewujudkan harapannya untuk memiliki rumah yang layak dihuni.
“Dulu, saat hujan, saya selalu merasa takut dan cemas. Sekarang, melihat rumah saya perlahan-lahan menjadi kuat bersama para prajurit, rasanya seperti sebuah mimpi. Apalagi Pak Komandan mau datang langsung, duduk dengan saya, dan menyapa dengan sangat ramah. Terima kasih banyak kepada TNI, bantuan ini benar-benar berharga untuk kehidupan saya,” kata Bu Kemi dengan penuh rasa syukur.
