Bandar Lampung, suara mesin pencampur semen dan gesekan sekop menyatu dalam suasana intens saat para anggota TNI dan masyarakat setempat bergerak bersama. Proses pembangunan jalan rabat beton dengan panjang 210 meter dan lebar 2 meter di Jalan Nangka 2 Gang Alpukat II RT 04 tengah berlangsung dengan cepat, menjadi prioritas utama dari Satgas TMMD Ke-129 Kodim 0410/KBL. Pada Rabu (5/8/2026) pagi, kegiatan di perkampungan tersebut terlihat lebih meriah dibandingkan biasanya, dipenuhi dengan semangat kebersamaan yang menggelora.
Jalur yang tengah dibangun sebelumnya adalah jalan tanah yang seringkali jadi sumber kekhawatiran bagi penduduk lokal. Saat hujan deras mengguyur, jalan ini kerap kali berubah menjadi lautan lumpur yang licin, memicu risiko bagi anak-anak pelajar serta para pedagang yang melintas. Namun kini, suasana yang kurang mengenakkan itu perlahan mulai sirna berkat upaya kolaboratif antara personel Satgas TMMD dan masyarakat setempat, yang bertransformasi menjadi akses jalan yang lebih kuat, datar, dan aman untuk digunakan.
Sikap gotong royong tanpa batas terlihat jelas selama proses pembangunan ini. Tanpa mengenal lelah, para prajurit TNI, terutama dari Kostrad dan Kodim, bekerja sama dengan warga RT 04, saling membantu dalam mengangkut material. Ada yang bertugas membawa kerikil, memindahkan ember berisi semen, hingga meratakan permukaan jalan. Di tengah peluh yang bercucuran, tawa dan candaan sesekali terdengar, menciptakan suasana akrab yang memperkuat hubungan antara TNI dan masyarakat.
Komandan Satgas TMMD Ke-129 Kodim 0410/KBL, Kolonel Arm Roni Hermawan, menyatakan bahwa inti dari program TMMD bukan sekadar pembangunan infrastruktur semata. Lebih dari itu, setiap langkah pembangunan jalan ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat dalam jangka panjang. “Jalan rabat beton ini bukan hanya untuk memudahkan mobilitas warga sehari-hari, tetapi juga sebagai jembatan untuk meningkatkan ekonomi lokal. Dengan akses yang lebih baik, distribusi barang dan hasil usaha warga akan lebih efisien, mengurangi biaya dan waktu,” ungkapnya saat meninjau lokasi.
Keberadaan jalan rabat beton ini memberikan harapan baru bagi warga Gang Alpukat II yang sudah lama menantikannya. Selain memperlancar akses menuju sarana umum dan jalur perkotaan, infrastruktur baru ini diperkirakan akan mendukung pertumbuhan ekonomi usaha mikro di lingkungan sekitar. Kerja sama antara TNI dan masyarakat seperti yang terlihat di Jalan Nangka 2 ini merupakan contoh nyata bahwa pembangunan yang berkelanjutan dimulai dari semangat gotong royong yang tulus.
