Pidie – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-129 yang digagas oleh Kodim 0102/Pidie terus menghadirkan beragam inisiatif untuk memperkuat ketahanan pangan masyarakat. Salah satu langkah yang diambil adalah penciptaan demplot sayuran yang berfungsi sebagai sarana edukasi bagi penduduk setempat, mendorong mereka untuk mengubah lahan tak terpakai menjadi area pertanian yang produktif. Kegiatan ini dimulai dengan penyemaian bibit sayuran di kawasan Kompleks Makoramil 12/Sakti, yang dilaksanakan pada Selasa (21/07/2026).
Berbagai jenis bibit disiapkan untuk demplot ini, termasuk cabai, tomat, terong, dan beberapa jenis sayuran lainnya. Setelah bibit-bibit ini memadai untuk dipindahkan, mereka akan ditanam di lahan ketahanan pangan yang dikelola oleh TMMD sebagai kebun percontohan, agar warga dapat mempelajari dan menerapkan teknik budidaya yang efektif.
Kapten Inf Dwi Santosa selaku Danramil 12/Sakti menjelaskan bahwa demplot sayuran ini adalah salah satu dari tujuan tambahan dalam program TMMD yang dirancang untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat mengenai pertanian dan memperkuat ketahanan pangan pada tingkat keluarga.
“Kami berharap demplot ini menjadi sarana pembelajaran bagi masyarakat. Kami ingin mereka melihat langsung metode budidaya sayuran yang baik, sehingga bisa diterapkan di pekarangan masing-masing, yang sekaligus meningkatkan ketersediaan pangan dan pendapatan keluarga,” tuturnya. Menurutnya, mengubah lahan kosong menjadi kebun produktif adalah langkah sederhana yang bisa berefek signifikan jika dilakukan berkelanjutan. Dengan ini, tidak hanya ketersediaan pangan yang meningkat, tetapi juga bisa membantu penghematan biaya rumah tangga serta membuka peluang usaha baru di sektor pertanian.
Dengan adanya program demplot sayuran ini, Satgas TMMD Ke-129 Kodim 0102/Pidie menunjukkan komitmennya dalam membangun tidak hanya infrastruktur desa, tetapi juga kemandirian masyarakat melalui edukasi dan pemberdayaan di aspek ketahanan pangan. Hal ini bertujuan untuk menciptakan desa yang lebih mandiri, produktif, dan sejahtera.
