
NABIRE – Saat program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-130 mendekati akhir, Satuan Tugas (Satgas) dari Kodim 1705/Nabire memfokuskan upaya mereka untuk mempercepat berbagai pekerjaan fisik. Upaya peningkatan ini ditujukan agar semua infrastruktur bisa diselesaikan sepenuhnya dan siap diresmikan sebelum program TMMD ditutup.
Beragam pekerjaan yang ditetapkan sebagai sasaran pembangunan terus dilaksanakan secara simultan, termasuk pembangunan jalan, rehabilitasi rumah tidak layak huni (RTLH), serta pembangunan fasilitas seperti mandi, cuci, kakus (MCK), sumur bor, dan fasilitas umum lainnya.
Anggota Satgas terlihat berkolaborasi maksimal dengan masyarakat setempat di setiap lokasi. Kerja sama ini merupakan elemen krusial untuk mencapai target penyelesaian menjelang batas waktu yang semakin mendekat.
Komandan SSK TMMD ke-130 menyatakan bahwa seluruh anggota telah diarahkan untuk menggandakan intensitas kerja sambil tetap menjaga kualitas hasil yang dicapai. “Waktu semakin sempit. Oleh karena itu, saya minta semua anggota untuk memanfaatkan tenaga dan waktu sebaik mungkin. Target kita adalah penyelesaian total sebelum penutupan, agar apa yang dibangun bisa segera dimanfaatkan oleh warga,” tegasnya.
Ia menambahkan bahwa akselerasi pekerjaan ini bukan semata-mata untuk menyelesaikan fisik, tetapi juga untuk memastikan bahwa setiap hasil pengerjaan dapat memberikan dampak positif dalam jangka panjang bagi masyarakat.
Di lapangan, keterlibatan masyarakat juga sangat terlihat, di mana mereka secara langsung membantu Satgas. Mulai dari pengangkutan material hingga persiapan kebutuhan pekerjaan, semua dilakukan secara bersama-sama dalam semangat gotong royong.
Dengan sinergi dan koordinasi yang terjalin, Satgas TMMD ke-130 Kodim 1705/Nabire sangat percaya bahwa seluruh target dapat tercapai sesuai rencana sebelum penutupan program.
