
MUNA – Pengerjaan talud dalam program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-130 yang dilaksanakan oleh Kodim 1416/Muna di Desa Kawite-wite, Kecamatan Kabawo, Kabupaten Muna, pada Selasa (3/11/2026) dipenuhi dengan semangat kerjasama.
Warga desa bersama personel Satgas TMMD saling bahu-membahu dalam proses pembangunan talud. Kehadiran masyarakat tidak hanya terlihat pada tahap antara persiapan proyek tetapi juga selama konstruktsi dinding talud di lokasi kerja.
Bagi anggota Satgas TMMD, partisipasi aktif masyarakat menjadi modal utama dalam mempercepat proses pengerjaan. Masyarakat diharapkan tidak cuma menjadi penerima hasil, tetapi juga terlibat langsung dalam setiap tahapan pembangunan di wilayah mereka.
Letkol Inf Farid Heru Puryanto, S.H., Dandim 1416/Muna sekaligus Dansatgas TMMD ke-130, menegaskan pentingnya gotong royong dalam setiap pelaksanaan TMMD. “Program ini bukan sekedar membangun infrastruktur, tetapi juga menciptakan ikatan kebersamaan. Kami berkomitmen untuk terus berkolaborasi demi kepentingan desa,” tuturnya.
Farid menambahkan, kerjasama antara personel Satgas dan masyarakat sangat berperan dalam kelancaran pekerjaan di lapangan. “Dengan dukungan masyarakat, kami dapat bekerja dengan lebih efisien. Kami akan menjaga semangat ini hingga semua sasaran TMMD terselesaikan,” ujarnya.
Ia juga menekankan bahwa kualitas pekerjaan harus tetap dijaga meskipun proses pengerjaan dilakukan dengan cepat. “Percepatan dalam pembangunan tetap harus sejalan dengan ketelitian, agar hasilnya benar-benar bermanfaat bagi masyarakat,” ungkapnya.
Pembangunan talud diharapkan dapat memberikan kontribusi positif terhadap kondisi lingkungan dan memperkuat infrastruktur di Desa Kawite-wite. Proses pembangunan yang dilakukan secara kolaboratif mencerminkan kemanunggalan antara TNI dan rakyat.
“Kami berharap, semangat kerjasama yang terbangun selama TMMD ini bisa berlanjut meskipun program telah selesai. Gotong royong harus senantiasa dipelihara oleh masyarakat,” tutup Letkol Inf Farid.
