Kesatuan dalam Perbedaan: Kolaborasi Prajurit Marinir dan Infanteri TNI AD di SDN 2 Tlemang

DUSUN BAKON, DESA TLEMANG – Tanda pengabdian prajurit TNI tidak terhalang oleh warna baret yang berbeda. Di halaman SDN 2 Tlemang, suasana yang mengesankan terlihat ketika prajurit Korps Marinir TNI AL, yang mengenakan baret ungu, dan prajurit Infanteri TNI AD dengan baret hijau, bersatu dalam menjalankan pelatihan Peraturan Baris-Berbaris (PBB) kepada murid-murid sekolah dasar lokal, dalam keanggotaan Satuan Tugas (Satgas) TMMD ke-129.

Dengan semangat persatuan dan jiwa kebersamaan yang tinggi, komunisasi antara dua cabang militer ini menunjukkan bahwa TNI tetap bersatu dalam upaya mencetak generasi penerus yang berkualitas di pelosok desa. Di tengah pelatihan yang berlangsung dengan suasana menyenangkan, para siswa dari SDN 2 Tlemang tampak sangat bersemangat mengikuti setiap instruksi yang diberikan.

Kegiatan PBB yang diajarkan secara interaktif memberikan kesempatan kepada anak-anak untuk belajar gerakan dasar, mulai dari sikap sempurna hingga penghormatan. Prajurit berbaret ungu dan hijau saling membantu satu sama lain dalam mendemonstrasikan teknik yang tepat, sekaligus menanamkan nilai-nilai kedisiplinan, kecintaan pada tanah air, serta semangat berkarya sejak usia dini kepada para murid.

Lettu Czi Jamil, selaku Komandan Kompi Satgas TMMD 129, menyampaikan bahwa kehadiran dua matra yang berbeda ini adalah contoh nyata kepemimpinan yang baik bagi masyarakat dan para siswa. Ia menegaskan, “Meskipun warna baret kami berbeda, semangat dan tujuan pengabdian kami adalah sah untuk rakyat dan NKRI. Kami ingin menyemai rasa nasionalisme dan disiplin dalam diri anak-anak, dimulai dari pengalaman pelatihan PBB ini,” ujarnya.

Tersirat kebahagiaan di wajah siswa-siswi saat berlatih bersama para prajurit, menunjukan bahwa batasan seragam tidak menghalangi interaksi yang positif dan bermakna. Pihak guru SDN 2 Tlemang juga mengungkapkan rasa terima kasih atas inisiatif kegiatan ini, yang dianggap mampu meningkatkan kedisiplinan dan mental murid-murid mereka.

“Keberadaan para tentara berbaret hijau dan ungu mengajar di sekolah kami adalah momen yang menggembirakan. Kegiatan ini tidak hanya melatih fisik, tetapi juga menambah disiplin mereka,” ungkap salah satu guru pendamping. Dengan kerjasama yang erat, Satgas TMMD ke-129 terus berkontribusi dalam pengembangan infrastuktur dan karakter generasi muda di Desa Tlemang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *