Lamongan,- Jalan beton yang dirancang untuk menunjang perekonomian masyarakat tidak muncul begitu saja. Di balik kekuatan tersebut, terdapat proses pengerjaan yang sangat teliti sejak awal.
Selama pelaksanaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-129, tim satgas bersama penduduk lokal berfokus pada keakuratan dalam pemasangan bekisting atau cetakan cor. Hal ini sangat penting sebagai landasan sebelum campuran semen dituangkan.
Bagi tentara yang bekerja di lapangan, bekisting lebih dari sekadar penghalang dari kayu atau besi. Cetakan ini menjadi faktor penting untuk memastikan proporsi, ketebalan, dan simetri jalan beton agar tidak mudah retak atau bergeser ketika dilalui kendaraan berat di masa depan.
“Sebelum beton cair dituangkan, kami memastikan bahwa bekisting dalam posisi yang kuat, lurus, dan terkunci dengan baik. Jika terdapat ketidakaturan meskipun hanya sedikit, kekuatan struktur beton dapat terancam. Kami berkomitmen untuk membuat jalan ini tahan lama dan memberikan manfaat maksimal bagi warga,” jelas Dansatgas TMMD ke-129.
Dalam mengerjakan pengecoran jalan, dibutuhkan perhitungan yang cermat untuk menjaga kelurusan. Kerja sama antara TNI dan masyarakat setempat membentuk tim yang kokoh dalam mengukur kelurusan, memaku penyangga, dan memastikan ketahanan pondasi cetakan.
Dengan mengutamakan ketelitian di setiap tahap proyek, Satgas TMMD ke-129 tidak hanya membangun infrastruktur fisik, namun juga menerapkan standar kualitas demi kemajuan dan kesejahteraan masyarakat untuk masa yang akan datang. (Pendim0812)
