Keterlibatan TNI dan Masyarakat dalam Pembangunan Rumah Layak untuk Keluarga Thomas Wass

Keterlibatan TNI dan Masyarakat dalam Pembangunan Rumah Layak untuk Keluarga Thomas Wass

AMBON – Dalam nuansa gotong royong, pembangunan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) milik Bapak Thomas Wass di Dusun Seri, Kelurahan Urimesing, Kecamatan Nusaniwe, Kota Ambon, terus berlangsung. Dengan dukungan dari program TMMD ke-130 Kodim 1504/Ambon, proyek ini kini telah mencapai progres pengerjaan sebesar 97 persen pada Sabtu (7/11/2026).

Sejak awal proyek dijalankan, anggota Satgas TMMD bergandeng tangan dengan warga setempat untuk menyelesaikan berbagai aspek bangunan. Kerjasama yang terjalin ini menjadi faktor kunci dalam mempercepat rehabilitasi rumah hingga mencapai tahap akhir.

Saat ini, berbagai pekerjaan utama seperti penempatan atap, pengecatan dinding, pemasangan lantai, serta finalisasi fasilitas sanitasi dan kelistrikan hampir selesai dilaksanakan. Proses tersebut menunjukkan kemajuan yang sangat memuaskan bagi seluruh pihak yang terlibat.

Dansatgas TMMD ke-130 Kodim 1504/Ambon, Letkol Inf Rudolf Glenn Paulus, menyatakan bahwa pencapaian pembangunan ini adalah hasil sinergi antara semua pihak. “Progres 97 persen ini menunjukkan betapa pentingnya kerjasama antara anggota Satgas dan dukungan masyarakat. Kami sangat menghargai semangat gotong royong yang terjalin selama proses pembangunan ini,” ungkapnya.

Ia juga menambahkan bahwa TMMD tak hanya fokus pada pembangunan fisik, tetapi lebih kepada menjalin kedekatan antara TNI dan masyarakat. “Dengan kegiatan seperti ini, kami berharap dapat membangun kebersamaan serta membantu mengatasi permasalahan masyarakat. Semoga rumah yang dibangun dapat memberikan kenyamanan bagi keluarga penerima,” tuturnya.

Dengan hampir selesainya pembangunan, diharapkan keluarga Thomas Wass dapat segera menikmati hunian yang lebih aman dan sehat. Semangat kebersamaan yang terjalin selama pengerjaan ini menjadi bukti bahwa gotong royong tetap merupakan kekuatan utama dalam upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *