
KOTA BENGKULU – Dalam rangka pelaksanaan program TMMD ke-130 oleh Kodim 0407/Kota Bengkulu, pengerjaan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) menjadi perhatian utama untuk tidak hanya menyelesaikan tepat waktu, tetapi juga mengedepankan kualitas. Hal ini disampaikan oleh Dansatgas TMMD, Kolonel Inf Condro Edi Wibowo, pada hari Minggu (8/11/2026).
Pengawasan terhadap proyek RTLH sangat penting untuk memastikan tahapan pembangunan dilakukan sesuai dengan rencana yang telah ditetapkan. Aspek-aspek seperti pemilihan material, kekuatan bangunan, dan kerapihan dalam penyelesaian menjadi fokus utama dalam pengawasan yang dilakukan.
Menurut Dansatgas, pembangunan rumah yang layak untuk masyarakat tidak hanya tentang konstruksi fisik. Setiap anggota Satgas diharapkan untuk bekerja dengan teliti dan bertanggung jawab agar hasil akhir memenuhi standar kelayakan untuk dihuni.
“Kami ingin hasil akhir bukan hanya sekadar cepat selesai, tetapi juga berkualitas. Rumah ini akan menjadi tempat tinggal masyarakat dan keluarganya, sehingga keamanan dan kenyamanan menjadi prioritas kami,” ujar Kolonel Inf Condro Edi Wibowo.
Selama pelaksanaan program, tim Satgas TMMD dan masyarakat terus bersinergi untuk menyelesaikan setiap tahap pembangunan. Semangat kebersamaan ini sangat terlihat dalam proses yang sudah berlangsung.
Program RTLH merupakan bagian dari kepedulian TNI terhadap warga yang membutuhkan bantuan perbaikan tempat tinggal. Dengan adanya pembangunan ini, diharapkan masyarakat dapat menikmati hunian yang lebih baik daripada sebelumnya.
Dengan pengawasan yang ketat terhadap kualitas bangunan, Satgas TMMD ke-130 Kodim 0407/Kota Bengkulu berkomitmen agar hasil pembangunan tidak hanya menjadi angka pencapaian program, tetapi juga menjadi tempat tinggal yang bermanfaat dan berkelanjutan bagi masyarakat.
